081293353358 SERVIS MOBIL SURABAYA

Service mobil Surabaya Mitra Mulya Sejati

SERVIS MOBIL SURABAYA 08113465899

Cara Aman Mengendarai Mobil Saat Hujan

Januari 31, 2020



1. Pastikan Tekanan Udara pada Ban Normal

Memastikan ban mobil dan keadaan normal ini suatu keharusan tentunya, terlebih lagi pada saat musim hujan, untuk mengantisipasi hujan turun di tengah perjalanan Anda. Tekanan udara dalam ban ini penting untuk menghindari mobil melayang saat dikemudikan dan membuat kendaraan tergelincir.
Perlu diperhatikan, jangan mengambil risiko dengan menggunakan ban mobil yang sudah tipis. Sebab ban yang menipis itu akan mudah membuat mobil tergelincir, bukan hanya pada saat kondisi hujan, tapi juga pada cuaca normal atau panas.


2. Jangan Sampai Pandangan Terhalang

Untuk itu, perhatikan cara aman berkendara pada saat hujan adalah dengan memperhatikan jangan sampai pandangan Anda terhalang. Cara yang bisa dilakukan adalah membersihkan kaca mobil di bagian depan dan kaca bagian belakang dari berbagai kotoran yang menempel.
Maka Anda wajib membawa cairan pembersih atau air sabun kemanapun pergi. Air khusus pembersih kaca (water cleansing) harus siap sedia agar air cepat kering tersapu wiper saat hujan deras.
Kaca mobil yang berembun saat hujan juga menjadi penghalang padangan saat Anda berkendara. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa menghidupkan AC (air conditioner) dan mengarahkan ke bagian kaca atau bila memungkinkan, Anda bisa sedikit membuka kaca mobil untuk membuat aliran udara berjalan, sehingga ruangan tidak lembab karena berembun yang menghalangi pandangan saat mengemudi.

3. Periksa Kondisi Semua Lampu Mobil

Cek semua lampu mobil Anda dan pastikan dalam kondisi normal/berfungsi
Lampu mobil saat hujan jadi media untuk mendeteksi obyek yang ada di depan kita sekaligus memperjelas pandangan pengendara. Cara aman berkendara mobil saat hujan adalah memastikan kondisi semua lampu mobil berfungsi dengan baik.
Lampu yang perlu dicek adalah lampu besar (head lamp) jarak dekat dan jauh, lampu sign (tanda) dan lampu darurat. Semua lampu itu punya fungsi masing-masing saat hujan.
Bagian-bagian yang harus dicek adalah pelindung lampu, apakah dalam kondisi bersih dari debu dan kotoran atau tidak karena bisa mengurangi efektivitasnya.
Lalu cek bagian arah lampu, misalnya headlight agar lebih jelas dalam melihat sekitar dan orang lain melihat kendaraan Anda. Jangan sampai headlight yang Anda gunakan malah mengganggu penglihatan pengendara lain. Ketika hujan, pengendara lain dan juga Anda mengalami gangguan yang sama.

4. Jaga Jarak Kendaran lebih Jauh dibanding saat Cuaca Normal

Jaga jarak mobil lebih jauh saat hujan 
Saat kondisi hujan, selain licin, konsentrasi terganggu, juga jarak pandang menjadi terbatas. Apalagi bila Anda kebetulan mengendarai mobil pada malam hari, atau memang siang hari namun hujan lebat membuat suasana menjadi gelap. Maka kondisi ini membuat Anda juga harus lebih berhati-hati dalam berkendara.
Menjaga jarak kendaraan di atas jarak normal menjadi salah satu tindakan yang tepat selama berkendara ketika hujan. Biarkan mobil di depan Anda menjauh dengan jarak sekitar 6 detik dari mobil Anda, atau hingga di luar jarak pandang Anda.

5. Hindari Berkendara di Tepi Jalanan

Jangan mengemudi terlalu pinggir saat hujan
Pada musim hujan, jalanan biasanya mudah keropos dan rusak. Sedangkan struktur jalan biasanya juga tidak selalu sama, makin ke pinggir makin tidak rata dan mudah rusak. Cara mengantisipasi kondisi jalan seperti ini adalah hindari berkendara di bagian sisi tepi jalan.
Bagian pinggir jalan tersebut strukturnya lebih rendah dibanding bagian tengah jalan. Saat kena air hujan dan kondisi jalanan basah, seringkali timbul genangan air apalagi jika hujannya deras.
Untuk menghindari genangan air tersebut, pilih bagian tengah jalan karena pada bagian ini biasanya lebih kering atau tidak terlalu dalam genangannya. Terlalu ambil pinggir jalan saat melintasi jalanan dalam kondisi basah juga berpotensi membuat kendaraan Anda selip atau terperosok keluar jalan, apalagi jika marka pembatas jalan tidak terlalu jelas terlihat.

6. Selalu Waspadai Genangan dan Selokan

Jika Anda melalui jalan yang jarang atau tidak pernah dilalui sebelumnya, lebih hati-hati untuk memperhatikan kondisi lubang jalan, genangan air, hingga selokan, agar tidak terjebak atau terperosok di dalamnya.
Acuannya adalah pembatas jalan atau marka batas jalan. Jika ini pun tidak jelas terlihat, ada baiknya Anda mengurangi kecepatan saat melewati jalan dengan genangan air di jalan. Hati-hati juga jika Anda melewati jalan yang ada sungai di bagian kanan atau kiri jalan yang meluap.
Tidak sedikit berita tentang kecelakaan mobil yang terjebak akibat mengira aliran air sungai yang meluap ke jalan, dan mobil yang melintas terseret arus. Ini sangat berbahaya dan berisiko fatal, bisa menyebabkan kendaraan Anda terbawa arus ke sungai.

7. Berhenti Ketika Jarak Pandang Hanya 1 Meter

Lebih baik berhenti saat hujan lebat membuat jarak pandang jadi pendek
Jarak pandang menjadi acuan keselamatan berkendara saat hujan lebat. Jarak pandang hanya 1 meter tentu berbahaya, dan seharusnya Anda menepi atau berhenti mengemudi. Jika dirasa perlu, tidak ada salahnya untuk menyalakan lampu hazard untuk memberitahukan bahwa Anda sedang menepi.
Selain jarak pandang, kondisi jalan juga jadi pertimbangan penting. Jika Anda merasa tidak nyaman dalam mengendalikan kendaraan, seperti setir sering tertarik ke arah kiri atau kanan akibat jalan licin, sebaiknya juga segera menepi dan berhenti demi keselamatan.

8. Berkendara Seperlunya saja

Mengendarai mobil seperlunya
Berkendara pada saat hujan, selain tidak nyaman, juga cukup berbahaya. Oleh karena itu, segala urusan yang bisa ditunda menunggu hujan reda, sebaiknya Anda tunda dulu saja. Sebelum Anda keluar rumah dan berkendara, Anda bisa mengecek cuaca atau mencari tahu info terbaru kondisi jalanan yang akan dilalui.

9. Penting Punya Asuransi Mobil

Sudahkah mobil Anda terlindungi?
Selain cara aman berkendara di atas, yang juga penting untuk diperhatikan adalah asuransi mobil. Tidak ada ruginya bila Anda mengasuransikan mobil kesayangan. Sebab kita tidak pernah tahu apa yang bakal terjadi di kemudian hari.
Dengan mengasuransikan mobil Anda, maka semua risiko bisa terproteksi mulai dari kerusakan mobil, hingga perlindungan lainnya seperti kerusuhan huru-hara, kerusakan mobil akibat bencana alam, sabotase, cedera badan dan lainnya. Semua kerugian yang Anda alami akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Untung, bukan?
Terlebih lagi bila mobil itu dibeli dengan cara kredit. Jangan sampai cicilan kredit mobil Anda belum lunas, tapi harus banyak mengeluarkan biaya-biaya sendiri akibat kerusakan yang timbul, hanya karena mobil tidak diasuransikan.
Perhatikan Cara Aman Agar Lancar Mengendarai Mobil Saat Hujan
Mengendarai mobil, baik pada saat cuaca normal maupun ketika hujan tentunya tetap harus berhati-hati. Namun pada saat kondisi hujan, maka tingkat kehati-hatiannya lebih tinggi lagi. Selain mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan, kepekaan pengemudi akan kondisi jalan serta kendaraan juga sangat penting.
Intinya, kondisi alam jangan di lawan. Apabila tidak memungkinkan untuk mengendarai mobil di bawah guyuran hujan, lebih baik berhenti dan menunda perjalanan demi keamanan dan keselamatan Anda sendiri.

5 Manfaat Pengecekan Rutin Washer Mobil Saat Musim Hujan

Januari 29, 2020


Kinerja wiper sangatlah diperlukan terutama saat musim hujan. Guyuran air hujan akan mengganggu kinerja kaca depan mobil anda karena menjadi buram. Hal tersebut yang akan membuat penglihatan anda akan terganggu dan hal ini bisa menyebabkan kecelakaan. Hal ini hanya dapat diatasi dengan menyalakan wiper agar air hujan dapat tersapu habis mengikuti gerakannya.
Melihat hal tersebut, kinerja wiper yang maksimal sangat diperlukan. Jika fungsi wiper pada mobil tidak dapat bekerja dengan sempurna maka kaca depan mobil anda akan buram tertutupi oleh air hujan dan pandangan pengemudi pada jalan tidak akan bisa terlihat dengan jelas.
Apabila ingin membuat kinerja wiper maksimal, membutuhkan beberapa langkah yang harus dilakukan secara berkala. Hal tersebut meliputi pengecekan, perawatan dan pergantian. Langkah ini sangatlah diperlukan mengingat saat musim hujan tiba setiap hari kaca mobil akan terkena oleh air hujan.

Dari pada anda semua penasaran, lebih baik anda menyimak informasi selengkapnya di bawah ini yang bisa memberikan manfaat bagi para pengendara mobil khususnya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan.


1. Jaga Selalu Elastisitas Karet Wiper

Wiper terbuat dari bahan material yang tentunya berbeda seperti rangka besi dan juga karet. Karet ini berhubungan langsung dengankaca mobil dan tugasnya membersihkan kaca dari air hujan dan kotoran yang menempel pada kaca mobil anda.
Untuk menjaga bagian ini hal yang perlu dilakukan adalah memperhatikan saat parkir. Jadi ketika melakukan parkir sebaiknya hindari tempat yang terkena atau berkontaminasi langsung dengan sinar matahari. Panas matahari akan diserap oleh kaca mobil sehingga dampaknya juga akan dirasakan oleh karet wiper.

Apabila pemilik mobil nekat memarkirkan kendaraannya di tempat yang memungkinkan kaca untuk berkontaminasi langsung dengan matahari, maka karet tersebut akan cepat mengering dan mudah pecah. Jika tidak ada temoat lain maka solusinya adalah dengan mengganjal wiper atau diangkat ketika ingin meninggalkannya di tempat yang panas.

2. Hati Hati Ketika Mencuci Wiper

Pada saat melakukan pencucian kendaraan sebaiknya lebih berhati hati. Memang umumnya mereka meluoakan bagian ini, akan tetapi jika ingin membersihkan jangan menggosok karet wiper karena bagian tersebut terlapisi oleh cairan khsus. Cairan tersebut memiliki fungsi untuk melindungi dan juga melembabkan karet wiper.

Lantas bagaimana cara mencuci karet wiper? Tenang karena hal tersebut tidak akan merepotkan anda. Anda cukup menyiramnya dengan air bersih saja, setelah itu keringkan dengan membiarkan wiper terangkat. Jangan menggosoknya ataupun memberinya sabun.

3. Poros Wiper Juga Perlu di Cek

Agar kinerja wiper maksimal terdapat bagian lain yang membutuhkan perhatian yakni poros wiper. Cara merawatnya sangat mudah, hanya dengan memberikan pelumas saja secara berkala dengan tujuan mencegah poros mengalami keausan. Selain hal tersebut, tujuan lainnya adalah melancarkan gerak wiper saat melakukan tugasnya tanpa hambatan. Perhatikan juga kaca film mobil anda sobat, jangan sampai salah penanganan.

4. Mengganti Cairan Wiper

Mungkin anda yang pernah membuka ruang mesin akan mengetahui bahwa terdapat tangki yang khusus untuk diisi cairan pembersih kaca. Pada umumnya pemilik mobil mengisinya dengan menggunakan air biasa saja. namun sangat disarankan untuk mengisinya dengan cairan yang dikhususkan untuk membersihkan kaca mobil.

Cairan khusus tersebut biasanya sudah ada kandungan yang dapat membuat kaca mobil menjadi licin dan kotoran yang menempel jadi mudah untuk dibersihkan. Dengan bagitu maka pembersihan menjadi lancar tanpa adanya potensi wiper tersendat daat melakukan tugasnya. Tidak hanya itu saja, cairan ini juga melindungi karet wiper agar tetap maksimal dan kaca mobil tidak mudah tergores.

5. Menganti Wiper Secara Berkala

Untuk memastikan kinerja wiper agar tetap maksimal anda harus selalu melakukan pemeriksaan. Apabila sudah muncul bunyi decitan atau karet wiper agak keras atau getas, maka sebaiknya ganti segera. Gantilah dengan yang baru suaya kembali melakukan kerjanya dengan baik dan pandangan pengemudi terhadap jalan lebih jelas.

Dalam melakukanpergantian karet atau dudukan sebenarnya tergantung pemakaian. Biasanya karet wiper yang terawat melakukan pergantian 1 tahun sekali. Namun jika porosnya yang mengalami kerusakan juga perlu diganti dengan yang pas. Ukuran wiper berbeda beda, jadi jangan sampai keliru ketika ingin melakukan pergantian wiper.

Nah itulah cara yang dapat anda lakukan untuk menjaga kondisi wiper agar tetap prima. Kondisi wiper juga akan memperngaruhi keselamatan berkendara anda. Karena wiper yang kondisinya kurang baik maka akan membuat kaca buram pada saat terkena air hujan dan akan mengganggu pandangan pengemudi. Tidak hanya itu wiper yang rusak juga dapat menimbulkan goresan di kaca mobil tersebut. Jaga kondisi komponen mobil anda selalu.

Demikian artikel yang dapat saya ulas kali ini mengenai manfaat pengecekan rutin washer mobil pada saat musim hujan. Semoga artikel saya kali ini dapat bermanfaat dan juga dapat menambah wawasan kita semua. dan hal yang perlu anda ketahui bahwa keselamatan berkendara dimulai dari hal atau benda yang paling kecil pada kendaraan anda. Jadi anda jangan pernah meremehkan hal sekecil apapun yang terjadi pada mobil anda. Kenali terlebih dahulu kerusakan yang terjadi pada mobil anda. Sekian dan terima kasih.


Tips Merawat Mobil dengan Baik

Januari 28, 2020

 Semua orang yang tidak peduli dengan perawatan mobil nya , hanya di kendarai saja tanpa meperdulikan kondisi mobilnya. Padahal, Jika mobil dirawat jangka waktu pemakaiannya pun dapat lebih panjang dan terlihat selalu baru dan tampilannya bersih.
Padahal seiring waktu berjalan, mobil akan mengalami penurunan kondisi, apalagi jika tidak dirawat secara benar dan rutin. Untuk itu, kami sajikan beberapa tips bagaimana cara merawat mobil dengan baik dan benar sehingga mobil selalu dalam kondisi prima.
Jika Anda malas untuk mengecek kondisi pada mobil anda sendiri silahkan hubungi kami di Alamat


Service Mobil Surabaya Mitra Mulya Sejati
Jalan Raya Kengsari No 28, Tenggilis Mejoyo,Surabaya Jawa Timur 60292
Jalan Siwalankerto timur IV no 22W, Kota SBY, Jawa Timur 60238



Bersihkan bagian dalam mobil
Terkadang pemilik mobil hanya memberi perhatian pada fisik mobil pada bagian luar saja, namun tidak di dalamnya. Ini yang menyebabkan kondisi pada dalam mobil tidak sehat. Jika tidak sering dibersihkan akan banyak bakteri dan kuman yang berkumpul di dalamnya.
Sesuai dengan fungsinya, mobil selalu dalam kondisi tertutup dan terpapar AC, jika tidak sering dibersihkan memungkinkan jamur ataupun serangga yang bersarang di dalamnya. Jangan kaget ketika Anda menumpuk banyak barang di mobil seperti pakaian, sanda, sepatu, jaket, dan lain-lain akan menjadikan sarang nyamuk di dalamnya. Maka dari itu, usahakan bersihkan minimal 2 minggu sekali. Rapikan barang-barang di mobil secara teratur sehingga tidak menyebabkan banyak nyamuk di dalamnya.

Merawat Cat Mobil
Hal ini menjadi konsen pertama bagi pemiliki mobil. Oleh karena itu, tidak jarang mereka sering mengunjungi salon mobil untuk merawat tampilan luar mobilnya. Usahakan juga jangan sampai mobil Anda tergores, hal ini biasanya terjadi saat sedang parkir dan tergores. Selain itu, ketika mencuci mobil, usahakan selalu menggunakan sabun khusus mobil. Karena sabun yang bukan untuk mobil dapat menjadi salah satu faktor rusaknya cat mobil.
Dan satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah, jangan mengelap sembarangan mobil Anda dengan lap apapun. Pilihlah lap yang memiliki tekstur halus sehingga tidak terjadi goresan.

Menjaga Pemakaian Bahan Bakar
Ini merupakan hal penting yang selalu harus diperhatikan bagi pemilik kendaraan. Karena disadari atau tidak, penggunaan bahan bakar yang tidak bersih akan sangat memengaruhi kinerja mesin dalam mobil. Usahakan jika hendak berpergian Anda selalu mengisi bahan bakar di tempat yang resmi sehingga terjamin kualitasnya serta tidak ada bahan campuran lainnya.
Karena jika ada bahan campuran lainnya, akan memengaruhi kinerja mesin mobil. ma adari itu jangan pernah mengisi bahan bakar mobil di tempat-tempat yang tidak resmi untuk menghindari hal tersebut.

Perhatikan Penggantian Oli Mobil
Memperhatikan penggatian oli mobil merupakan salah satu cara bijak dan benar untuk merawat mobil. Disarankan Anda melakukan pergantian oli mesin secara teratur. Jika memungkinkan, buatlah pengingat diagenda ataupun smartphone Anda, kapan jadwal Anda mengganti bahan bakar tersebut. Biasanya mobil yang harus sudah diganti olinya yakni mobil yang sudah menempuh jarak 5000 km. Namun untuk Anda yang sering terkena macet, disarankan untuk melakukan pergantian setiap 7.500 km. Dan pergantian oli ini hendaknya dilakukan di tempat penggantian oli resmi. Jangan lupa untuk melihat kualitasnya juga. Agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Merawat Air Radiator
Tidak jarang pemilik mobil menyepelekan hal ini. Padahal air radiator menujang perfoma dari mobil. Cara ini merupakan cara terbaik untuk merawat mobil Anda. Yang peru diingat dan diperhatikan adalah jangan gunakan air radiator yang kotor dan asal-asalan. Pilihlah yang benar-benar berkualitas baik.
Hal ini menghindari pendingin mobil Anda terdapat banyak kotoran. Anda dapat membeli air radiator ini di tempat-tempat resmi sehingga terjaga kualitasnya.

Menjaga Pemakaian Transmisi yang Benar
Hal ini untuk menjaga agar mesin mobil Anda tetap optimal bekerja. Bagi Anda yang baru belajar menyetir, pastinya perlu sering meningatkan kemampuan agar semakin handal dan paham menggunakan transmisi mobil dengan benar. Baik transmisi otomatis maupun manual memiliki penanganan berbeda.
Untuk itu, disarankan bagi Anda yang baru belajar menyetir mobil untuk melakukan atau mengambil kursus menyetir mobil, sehingga dapat mengetahui dengan detail menggenai transmisi mesin yang baik dan benar saat-saat kondisi tertentu.

Merawat Mobil dengan Service Berkala
Merawat mobil secara berkala merupakan bagian penting yang tidak boleh terlupakan oleh sang pemilik mobil. sama halnya denga manusia, mobil pun perlu satu hari untuk merefresh bagian-bagian tertentu.
Melakukan service secara berkala, membuat mobil selalu terlihat prima dan tidak mudah rusak. Service ini termasuk juga dengan membersihkan interior, penggecekan kondisi baterai atau aki mobil, cairan radiator, pemeriksaan pelumas rem, dan keluhan-keluhan yang terjadi. Dengan melakukan service secara berkala Anda dapat meminimilasir keadaan yang tidak diinginkan atau kerusakaan yang lebih fatal.

Cek Selalu Keluhan yang Ada
Jika sudah memiliki kendaraan terkadang pemiliknya tidak memperhatikan hal-hal kecil seperti mengapa tiba-tiba mogok, atau sering tidak bisa distarter? Hal-hal seperti ini biasanya disepelekan oleh pemilik kendaraan dengan membetulkannya secara individual.
Padahal jika keadaannya sering seperti ini akan menambah beban mobil sehingga kemungkinan kerusakaannya semakin parah. Ada baiknya, jika memang ada sedikit keluhan, langsung ke bengkel ataupun memanggil montir mobil yang memiliki kualitas baik tentunya.
Anda dapat meminimilasir keadaan terburuk yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Jadi, jangan tunggu hingga mobil tidak bisa berjalan total ya. Selamat mencoba tips dari kami. Semoga bermanfaat....

PENTINGNYA OLI TRANSMISI PADA KENDARAAN

Januari 24, 2020


Sebagaimana oli mesin, tentunya oli transmisi juga mempunyai peranan yang penting di dalam hal melumaskan kendaraan kita..Jika saja mobil tanpa oli, bisa diprediksi usia sebuah mesin akan kurang 10 hingga 20 tahun jika dibandingkan dengan pemakaian oli itu sendiri. Fungsi oli transmisi memuluskan kinerja dari setiap komponen mesin yang ada agar pergerakannya tak terhalang oleh gesekan kasar dan terjadinya karat. Oli transmisi juga berfungsi sebagai penghantar dalam mekanisme perpindahan gigi otomatis pada transmisi matik, ia juga berperan sebagai pelumasnya. Pada kendaraan transmisi otomatis, terdapat sebuah wajan yang berisikan oli transmisi. 

Seberapa pentingkah oli transmisi? Jika kita tidak mengganti oli transmisi maka efeknya pada kendaraan akan terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan terjadi. Banyak kerusakan fatalnya, salah satunya adalah tenaga mobil kita jauh berkurang dari tenaga yang biasanya. Tentu hal ini sangat fatal, karena akan terjadi kerusakan berantai. Contohnya saja perpindahan gigi yang agak berat dan kadang menghentak, lalu oli transmisinya juga sudah berwarna pekat dan sangat bau, hingga baunya seperti bau terbakar, dan ini tidak baik. Mengapa? Sebab semakin memperpanjang rantai kerusakannya. Jadi oli transmisi cukup punya peranan vital juga dalam keberlanjutan mesin mobil dalam jangka panjang.


A. Kesalahan Mengenai Oli Transmisi
Bagi pemilik kendaraan, banyak yang tidak sadar akan pentingnya oli transmisi bagi sebuah mobil. Kesalahan pertama mengenai oli transmisi adalah, pengendara terlalu fokus pada oli mesin kendaraan dan sering kali tidak mengindahkan oli transmisi. Maka dari itu, pengetahuan mengenai oli transmisi ini wajib dimiliki oleh pengendara mobil.
 Berikutnya adalah, banyak pengendara mobil yang tidak bisa membedakan antara jumlah dan kualitas oli. Maka dari itu sering kali jika oli transmisi dirasa masih punya jumlah yang banyak pada sebuah mobil, maka tidak perlu diganti. Anggapan ini tentu salah, bahwa jumlah dan kualitas tidak berbanding lurus. Oli transmisi yang masih banyak bukan berarti punya kualitas yang tinggi sehingga perlindungannya tidak menjadi maksimal terhadap pergerakan pergesekan transmisi gigi. Kemudian banyak juga pengendara yang salah memilih oli transmisi untuk kendaraannya. Contohnya saja mengenai transmisi torque converter yang diisi dengan oli transmisi CVT.
Transmisi torque converter punya fungsi pengganti kopling dalam transmisi manual sehingga perpindahan tuas gigi pada mobil matic masih terasa hentakan sehingga memerlukan oli transmisi khusus. Berbeda dengan CVT yang sudah jauh lebih maju secara teknologi. Hentakan yang terjadi mobil dengan transmisi CVT sangat halus sehingga tidak menimbulkan hentakan kasar. Maka dari itu anda mesti tahu perbedaan antara 2 model transmisi ini sehingga bisa memilih oli transmisi mobil yang tepat.



B. Ciri-Ciri Oli Transmisi Sudah Saatnya Diganti
Kita sebagai pengendara tentunya harus sadar akan hal yang satu ini. Sangat fatal bagi para pengendara yang tidak mengetahui kapan saatnya harus mengganti oli transmisi pada kendaraannya.  Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
1.       Saat hendak memindahkan gigi terasa berat dan kadang menghentak
Hal ini kerap dialami para pengendara namun kadang kita tidak tahu bahwa ini adalah salah satu ciri agar oli transmisi kita sudah saatnya diganti. Akibat oli transmisi mobil tidak diganti, maka persneling akan susah diganti karena kampas kopling sudah menjadi tipis.
2.       Adanya suara dengung dari sistem transmisi
Sebagaimana sepeda jika rantainya tidak diberi oli, tentu akan akan memicu suara, begitu juga dengan kendaraan. Mesin transmisi melalui komponen logamnya bekerja dengan pergesekan yang menggerakkan kendaraan. Jika pergesekan logam ini tidak diberi pelumas transmisi tentunya akan menimbulkan bunyi yang kasar dari mesin kendaraan, yang mana tentu hal ini tidak baik untuk kendaraan kita. Jadi jika sudah mendengar bunyi kasar dari mesin, maka sudah saatnya dilakukan penggantian oli transmisi itu sendiri.
3.       Warna oli transmisi menjadi gelap dan kental
Mungkin tiap kali kita ke bengkel kendaraan, anda akan mendapatkan banyak bekas tumpahan oli yang hitam legam. Mengapa? Pasti warna hitam tersebut berasal dari oli transmisi yang sudah tidak layak pakai. Warna oli yang hitam itu artinya sudah minta diganti dengan oli yang baru, dan para pelaku bengkel biasanya menyalin oli transmisi yang lama untuk kebutuhan tertentu.
4.       Kilometer kendaraan sudah melewati batas yang direkomendasikan
Tidak ada oli transmisi yang bisa digunakan untuk selamanya. Pastinya harus ada penggantian oli secara berkala. Dan jika sudah melewati kilometer yang direkomendasikan untuk diganti, maka harap segera melakukan pergantian oli transmisi mobil. Sebelum terjadi dampak yang tidak diinginkan pada kendaraan anda.


C. Apa Saja Fungsi Oli Transmisi Buat Keberlangsungan Mesin Kendaraan?
Mengganti oli transmisi dilakukan sebagai langka preventif untuk mencegah insiden dalam perjalanan jauh kita saat menggunakan kendaraan. Tentu kita tidak mau terganggu akibat mesin macet saat sedang melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan pribadi. Ada beberapa alasan yang cukup penting bagi kita untuk melakukan penggantian oli transmisi sebelum hendak bepergian dengan kendaraan,
 berikut penjelasannya: 

A.      Menjaga komponen mesin 
Kerap kali kita mengalami mesin tersendat ataupun merasakan suara mesin lebih kasar dibanding biasanya. Dengan rajin melakukan penggantian oli transmisi secara berkala, maka efek positif yang kita dapatkan untuk mesin adalah semakin lancarnya gesekan antar komponen mesin sehingga hal ini akan mengawetkan mesin itu sendiri.

B.      Kinerja mesin yang meningkat
Bagi yang melakukan penggantian oli transmisi secara berkala, pasti merasakan performa mesinnya akan meningkat. Ada perubahan yang terjadi pada mesin saat oli transmisi diganti. Perubahan itu dikarenakan zat pada oli transmisi yang mampu membuat kinerja mesin seperti baru lagi, memuluskan pergerakannya sehingga sangat berpengaruh terhadap jalannya kendaraan kita. Sebaliknya, oli transmisi yang tidak diganti akan menjadi pekat hitam dan kental sehingga fungsi dasar oli tadi yang harusnya menjadi pelumas, maka fungsi itu semakin menurun dikarenakan kualitas olinya yang tentu saja sudah tidak bagus lagi seiring berjalannya waktu. Contoh dampaknya adalah keluarnya asap hitam dari kendaraan dan itu tidak normal bagi kendaraan kita. Keluarnya asap hitam sudah menandakan bahwa kita harus mengganti oli transmisinya pada yang baru.

C.      Mencegah debu atau kotoran terkontaminasi pada mesin 
Oli transmisi yang sudah lama tidak diganti akan menjadi sangat kotor dan mengental, dari hal tersebut dapat mengakibatkan komponen bagian dalam transmisi kendaraan akan mengalami kerusakan. Tentunya hal ini akan berlanjut jadi kerusakan berantai. Jika dibiarkan, maka debu atau kotorannya terkumpul dan akan terjadi lecet komponen mesin karena gesekan kasar dan ini berpotensi menimbulkan karat juga goresan pada setiap komponen mesin.

D.      Mencegah terjadinya turun mesin
Oli transmisi sangat memiliki peranan andil dalam mengantisipasi turun mesin. Jika anda tidak melakukan penggantian oli transmisi, besar kemungkinan kita akan mendapatkan kendaraan mogok.  Mogok disebabkan komponen dalam mesin yang berupa logam akan semakin kesat dan kasar. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab turun mesin atau mogok. Kejadian ini sangat tidak diharapkan bagi setiap pengendara dimanapun anda berada. Karena tentu saja tujuan berkendara adalah untuk sebuah perjalanan yang lancar tanpa adanya gangguan. 

Jadi sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka sangat direkomendasikan melakukan penggantian oli transmisi secara berkala. Agar tidak terjadi kerusakan pada mesin transmisi mobil, entah itu terjadinya penyumbatan pada sistem transmisi, mendapatkan tenaga kendaraan yang jauh berkurang dari biasanya, belum lagi usia komponen mesin yang menjadi pendek dikarenakan jarangnya penggantian oli transmisi. Parahnya anda bisa kena biaya yang sangat besar jika sudah mendapatkan gejala-gejala tersebut pada kendaraan anda. Dengan adanya kerusakan berantai, biaya tentu akan keluar mengalir deras seperti air sungai dan tak bisa dibendung karena mesin transmisinya sudah rusak.

Oleh karena itu jagalah selalu mesin kendaraan anda dan harus rajin melakukan penggantian oli transmisi secara berkala agar terhindar dari biaya keluar yang pastinya pengendara tidak inginkan. Dan juga rutinlah melakukan pengecekan pada mesin transmisi kendaraan anda.


PENTINGNYA MENGGANTI OLI MESIN MOBIL

Januari 24, 2020


Pemilihan oli mesin yang tepat dan pemeliharaannya memiliki peranan penting untuk performa mobil. Pada saat mesin dihidupkan, oli disirkulasikan ke seluruh komponen mesin oleh pompa oli. Oli mesin menjadi satu bagian yang sangat penting untuk mendukung kerja mesin. Seiring dengan pemakaian, terjadi penurunan kualitas dan fungsinya, sehingga harus dilakukan penggantian secara periodik.
Oli mesin memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

Sebagai pelumas
Pada saat mesin dihidupkan, oli mesin disirkulasikan ke setiap komponen mesin oleh pompa oli. Oli melewati bagian-bagian yang bergerak, dan membentuk lapisan film untuk melumasi komponen tersebut. Dengan cara ini, komponen di mesin terjaga dari kerusakan dan keausan.


Sebagai perapat
Saat oli mesin bersirkulasi di dalam mesin, oli akan membentuk lapisan tipis. Lapisan ini akan merapatkan celah antara dua benda yang bergerak. Sebagai contoh, didalam mesin terdapat silinder dan ring piston sebagai bagian penghasil tenaga di mesin. Oli pada bagian ini akan merapatkan celah keduanya, sehingga kompesi maupun tenaga pembakaran tidak bocor. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan akan maksimal.

Pembersih
Ketika oli bersirkulasi di area mesin, oli yang sudah tersaring di filter oli melewati bagian-bagian mesin seperti dinding silinder, metal dan sebagainya. Ketika daerah tersebut terdapat kotoran, seperti sisa karbon pembakaran, maupun partikel logam akibat gesekan, maka oli bersih tersebut akan mendorong /membawa kotoran tersebut. Akibatnya bagian yang terdapat pertikel logam dan bagian sisa karbon akan bersih kembali. Untuk itulah, oli mesin perlu diganti secara berkala, karena kualitas oli akan menurun setelah tercampur dengan endapan karbon dan partikel logam.

Penyerap panas
Ketika mesin dihidupkan, terjadi proses pembakaran yang menghasilkan panas untuk diubah menjadi tenaga. Pada saat yang bersamaan, oli bersirkulasi pada bagain dalam mesin. Ketika oli mesin melewati bagian mesin dengan temperatur tinggi seperti piston, metal dan dinding silinder, maka panas komponen tersebut akan diserap. Hal ini dapat menjaga temperatur mesin dan mencegah keausan yang berlebihan pada bagian mesin.
Kualitas dari sebuah oli dapat turun seiring berjalannya waktu pemakaian. Untuk itu seharusnya oli mesin diganti secara periodik. Ada berbagai jenis oli yang berada di pasaran dan masing-masing memiliki kualitas yang berbeda-beda. Semakin baik kualitasnya maka semakin lama pula jangka waktu pemakaian oli mesin. Komponen yang biasanya paling sering rusak karena kualitas oli yang buruk adalah bantalan-bantalan (misal : bantalan poros engkol), piston, dinding silinder, dan lain sebagainya. Oli yang tepat bagi kendaraan Anda adalah oli yang dapat memberikan performa paling baik, keawetan mesin paling tinggi, serta harga yang paling masuk akal. Jangan sampai Anda membuang-buang uang untuk membeli oli berspesifikasi tinggi, namun sebenarnya performa mesin yang dihasilkan sama saja dengan oli dengan harga yang lebih terjangkau. Cara paling mudah dan aman adalah mengikuti petunjuk pabrik. Pabrikan mobil telah melakukan riset dan pengujian panjang untuk menentukan spesifikasi sebuah oli. Itu sebabnya genuine oil yang sudah dipilih atau dikeluarkan oleh pabrikan mobil itu akan cocok dengan berbagai kondisi di pengendaraan yang wajar.
Kebanyakan pabrik oli menyarankan olinya diganti secara periodik, ada yang menyarankan setiap 3000 km diganti, 5000 km diganti, dan ada yang 10.000 km baru diganti. Untuk lebih tepatnya bisa tanyakan pada ahlinya ketika Anda pergi ke bengkel. Berikut beberapa akibat terlambatnya mengganti oli mesin mobil :
Pemakaian oli yang sudah lama akan menurunkan kualitas oli, sehingga kualitas dari peran oli sebagai pelumas komponen mesin juga akan berkurang. Sehingga peforma mesin akan turun, BBM lebih boros dan komponen-komponen mesin yang bergesekan akan lebih cepat aus, lebih lanjut lagi akan menyebapkan panas yang berlebihan (over heating) Hal ini akan membuat kepala silinder melengkung, dimana untuk memperbaikinya harus turun mesin dan di selep.
Kondisi diperparah apabila telat ganti olinya sudah lama sekali, misal sudah telat 20.000 km. Dengan begitu biasanya oli juga akan berkurang, bahkan ada juga mobil yang kehabisan oli karena telat ganti oli. Sehingga harus turun mesin karena kerusakan pada bantalan poros engkolnya.
Jika tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada mobil Anda, lakukan hal-hal sebagai berikut :
Mulai dari sekarang, sering-sering lah memeriksa catatan servis ganti oli mobil Anda. Dan apabila sudah jatuh tempo untuk ganti oli, jangan menunda-nunda, langsung pergi ke bengkel dan ganti oli dengan kualitas oli yang terbaik.
Periksa jumlah atau kuantitas oli setiap bulan, jika kurang maka ditambah dengan oli yang baru sampai penuh (digaris F pada deep stick oil). Jangan lupa juga untuk mengganti saringan oli, biasanya bengkel merekomendasikan mengganti filter oli setiap 20.000 km.

Semoga Bermanfaat

 
Copyright © BENGKEL MOBIL DAN SERVIS MOBIL PANGGILAN SURABAYA 08113465899. Designed by OddThemes